Market
Update

Market Update 20/06/2017

Presiden The Fed New York William Dudley mengatakan bahwa menghentikan kenaikan tingkat suku bunga akan berbahaya bagi perekonomian Amerika Serikat. Pertumbuhan pada penerimaan pasar tenaga kerja akan mendorong tingkat upah naik, sehingga menyebabkan meningkatnya inflasi.

Sedangkan Presiden The Fed Chicago Charles Evans mengatakan bahwa dengan tingkat inflasi yang rendah, meskipun tingkat pengangguran merupakan yang terendah selama 16 tahun terakhir, The Fed harus menaikkan tingkat suku bunga dan pemangkasan portfolio obligasi secara perlahan. Charles Evans juga menyatakan, akan baik bagi Bank Sentral Amerika Serikat untuk menunggu sampai akhir tahun untuk memutuskan, apakah tingkat suku bunga akan dinaikkan kembali atau tidak.

AMERIKA 

  • Persentase pelaku pasar yang memiliki posisi long terhadap USD/CAD meningkat menjadi 66.2% dari sebelumnya 63.8%. Trend USD/CAD bullish.
  • U.S. 3-month bill auction meningkat menjadi 1.01% dari sebelumnya 0.99%.
  • U.S. 6-month bill auction meningkat menjadi 1.12% dari sebelumnya 1.1%.

EROPA

  • Persentase pelaku pasar yang memiliki posisi long terhadap GBP/USD meningkat menjadi 39.5% dari sebelumnya 37.6%. Trend GBP/USD bearish.
  • Persentase pelaku pasar yang memiliki posisi long terhadap USD/CHF turun menjadi 66.8% dari sebelumnya 67.8%. Trend USD/CHF bullish.
  • Persentase pelaku pasar yang memiliki posisi long terhadap EUR/USD meningkat menjadi 52.6% dari sebelumnya 51%. Trend EUR/USD bullish.
  • French 12-month BTF auction meningkat menjadi -0.595% dari sebelumnya -0.601%. 
  • French 3-month BTF auction meningkat menjadi -0.588% dari sebelumnya -0.593%.
  • French 6-month BTF auction meningkat menjadi -0.591% dari sebelumnya -0.596%.

ASIA

  • Persentase pelaku pasar yang memiliki posisi long terhadap USD/JPY turun menjadi 60.9% dari sebelumnya 64.6%. Trend USD/JPY bullish.
  • China house price index (YoY) (May) turun menjadi 10.4% dari sebelumnya 10.7%.

AUSTRALIA

  • Persentase pelaku pasar yang memiliki posisi long terhadap AUD/USD turun menjadi 39.5% dari sebelumnya 44.6%. Trend AUD/USD bearish.
  • Persentase pelaku pasar yang memiliki posisi long terhadap NZD/USD turun menjadi 33.4% dari sebelumnya 36%. Trend NZD/USD bearish.
  • Australia new motor vehicle sales (MoM) (May) meningkat menjadi 2.9% dari sebelumnya 0.6%.
  • Australia house price index (QoQ) (Q1) turun menjadi 2.2% dari sebelumnya 4.1%. Data ini sesuai dengan ekspektasi pasar sebesar 2.2%.

USD/IDR

USD/IDR trend sideway. Pada saat ini diperdagangkan di level Rp. 13297.
Resistance 2 : Rp. 13380
Resistance 1 : Rp. 13330
Support 1 : Rp. 13270
Support 2 : Rp. 13220

SGD/IDR

SGD/IDR testing support 1, trend bullish. Pada saat ini diperdagangkan di level Rp. 9586.
Resistance 2 : Rp. 9695
Resistance 1 : Rp. 9650
Support 1 : Rp. 9580
Support 2 : Rp. 9560

THB/IDR

THB/IDR trend bullish. Pada saat ini diperdagangkan di level Rp. 391.69.
Resistance 2 : Rp. 393.40
Resistance 1 : Rp. 392.35
Support 1 : Rp. 391.19
Support 2 : Rp. 389.30

MYR/IDR

MYR/IDR trend bullish. Pada saat ini diperdagangkan di level Rp. 3109.
Resistance 2 : Rp. 3145
Resistance 1 : Rp. 3120
Support 1 : Rp. 3100
Support 2 : Rp. 3085

CNY/IDR

CNY/IDR testing support 1, trend sideway . Pada saat ini diperdagangkan di level Rp. 1950.
Resistance 2 : Rp. 1970
Resistance 1 : Rp. 1965
Support 1 : Rp. 1950
Support 2 : Rp. 1944

AUD/IDR

AUD/IDR target double bottom Rp. 10225, trend bullish. Pada saat ini diperdagangkan di level Rp. 10096.
Resistance 2 : Rp. 10225
Resistance 1 : Rp. 10150
Support 1 : Rp. 10045
Support 2 : Rp. 9985

Risk and Disclaimer

Data harga pada chart merupakan indikatif dan tidak mencerminkan harga yang diperjualbelikan smartdeal. Tujuan laporan ini dibuat adalah untuk memberikan informasi dan tidak diperuntukkan sebagai referensi dalam mengambil keputusan. Kami tidak bertanggung jawab atas segala keputusan pembelian atau penjualan valas atas tujuan apapun, baik secara langsung atau tidak langsung.

Sumber : Diolah dari berbagai sumber
Chart : www.netdania.com

prev
next